Postingan

Menampilkan postingan dengan label cerpen

GARIS

GARIS Oleh: Muhammad Zaim Hanifi   Gemerisik baju zirah menjadi melodi kematian bagi mereka yang kalah. Meninggalkan kerabat, sahabat, dan rekan dalam keadaan terpenggal di medan perang. Tanpa henti menghantui mereka, membisikkan nyanyian traumatis yang melekat di tubuh mereka. Siapakah mereka? Tanyakan pada tanah gersang yang mereka pijak dengan langkah terseok-seok. Mereka datang dengan bangga akan jumlah mereka yang banyak, dan kembali dengan tubuh gemetar setelah menyaksikan sebagian besar dari mereka tandas dilahap pedang dan panah.            “Kita!” Teriak salah satu dari mereka, baju zirah putih-emas mengkilapnya menunjukkan status dan pangkatnya. “Takkan berhenti berjalan! Kita akan terus berjalan ke timur! Kembali ke Elspeth!” Perintahnya sembari menjinjing pelindung kepalanya.  “Siap, Komandan!” Teriak seratus orang yang tersisa yang dipimpinnya dengan serentak namun lesuh, beberapa dari mereka terluka dan kehilangan bagi...